Terbitan Jendela Hasanah

“Membaca dan Menulis bukan seruan saya, tetapi seruan Tuhan, maka ayo kita membaca dan menulis.”

PEACEBUILDING: Dari Dunia yang Retak menuju Keadilan, Kewargaan, dan Harapan Baru

Peacebuilding mengajarkan bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang atau pertengkaran. Perdamaian perlu dibangun melalui keadilan, penghormatan terhadap martabat manusia, kemampuan mengelola konflik, pemulihan hubungan, dan keberanian menolak kekerasan. Perdamaian tidak cukup diharapkan; perdamaian harus dipelajari, dipraktikkan, dan dikerjakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pembahasan dalam buku ini bergerak dari pertanyaan yang paling mendasar, yaitu mengapa perdamaian diperlukan dalam kehidupan manusia. Dari sana, pembaca diajak memahami perbedaan antara konflik dan kekerasan, antara perdamaian negatif dan perdamaian positif, serta antara ketertiban yang tampak dan kehidupan bersama yang benar-benar berkeadilan. Buku ini juga membahas kekerasan langsung, struktural, kultural, dan simbolik untuk menunjukkan bahwa penderitaan manusia tidak selalu disebabkan oleh serangan yang terlihat, tetapi dapat pula dihasilkan oleh sistem, kebiasaan, bahasa, representasi, dan hubungan kekuasaan yang dianggap normal.

Selanjutnya, buku ini menempatkan kewargaan sebagai praktik perdamaian. Perdamaian tidak hanya ditentukan oleh negara, pemerintah, lembaga hukum, atau perjanjian politik. Perdamaian juga dibangun atau dirusak melalui tindakan warga dalam kehidupan sehari-hari. Keputusan untuk mendengar sebelum menghakimi, memeriksa informasi sebelum menyebarkannya, menolak candaan diskriminatif, melindungi pihak yang direndahkan, menyampaikan kritik secara beradab, serta membantu menyelesaikan konflik melalui dialog merupakan tindakan kewargaan yang memiliki arti penting bagi perdamaian.

Dalam hubungan tersebut, buku ini mengangkat persoalan Civic Knowledge–Action Paradox, yaitu kesenjangan antara apa yang diketahui seseorang dan apa yang benar-benar dilakukannya. Banyak orang mengetahui bahwa perundungan, diskriminasi, kebencian, kebohongan, dan ketidakadilan merupakan tindakan yang salah, tetapi pengetahuan tersebut belum selalu melahirkan keberanian untuk bertindak. Seseorang dapat mengetahui nilai kemanusiaan, tetapi memilih diam ketika martabat orang lain direndahkan. Ia dapat memahami pentingnya toleransi, tetapi tetap membangun jarak terhadap kelompok yang berbeda. Ia dapat mengetahui bahaya disinformasi, tetapi masih menyebarkannya karena sesuai dengan kepentingan kelompoknya.

Pada akhirnya, buku ini dipersembahkan kepada siapa pun yang masih percaya bahwa perdamaian dapat dipelajari, dirawat, dan diperjuangkan. Perdamaian bukan pekerjaan segelintir tokoh, lembaga, atau negara. Ia merupakan tanggung jawab kewargaan yang hadir dalam pilihan-pilihan sehari-hari. Perdamaian tumbuh ketika manusia bersedia mendengar, mengakui penderitaan, menolak ketidakadilan, memulihkan hubungan, menjaga bumi, serta mengubah pengetahuan menjadi kepedulian dan tindakan.

Spesifikasi Buku

Penulis: 

  1. Prof. Dr. Dasim Budimansyah, S.Pd., M.Si.
  2. Prof. Dr. Ridwan Purnama, S.H., M.Si.

Cetak Isi: black/white
Pembatas Buku
Wrapping Buku

Kertas: Book Paper
Ukuran: 16 x 24 m
Halaman: 642 halaman
Soft Cover

Harga Khusus Pre-Order

Rp 185.500,-