“Membaca dan Menulis bukan seruan saya, tetapi seruan Tuhan, maka ayo kita membaca dan menulis.”
Setelah bencana, kebutuhan dapat meningkat dalam waktu singkat, sementara jalan terputus, gudang terbatas, pasar berubah, kendaraan tidak tersedia, dan informasi dari lapangan belum sepenuhnya dapat dipercaya. Dalam situasi seperti ini, keberhasilan bantuan tidak hanya bergantung pada kemampuan mengenali apa yang dibutuhkan masyarakat, tetapi juga pada kemampuan memahami bagaimana bantuan dapat diperoleh, disimpan, dipindahkan, dan disalurkan hingga mencapai tujuan. Asesmen Logistik Pasca Bencana membahas proses tersebut secara praktis—mulai dari persiapan, pengumpulan dan verifikasi data, triangulasi, analisis kapasitas dan risiko, hingga penerjemahan temuan menjadi pilihan operasional yang realistis.
Buku ini ditujukan bagi relawan, praktisi kemanusiaan, aparatur pemerintah, mahasiswa, pengajar, dan pihak lain yang terlibat dalam respons bencana. Pembahasannya mencakup akses dan infrastruktur transportasi, pergudangan, pasar dan pemasok, bahan bakar, komunikasi, sumber daya lokal, importasi bantuan, serta etika dalam asesmen. Dilengkapi dengan pendekatan asesmen cepat, mendalam, dan berkelanjutan, template pencatatan, daftar periksa, serta panduan sintesis, buku ini menegaskan bahwa asesmen logistik bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan membantu tim menjaga arah di tengah ketidakpastian—dengan menyeimbangkan data, konteks, dan nilai.
“Di tengah banyak ketidakpastian saat operasi darurat berlangsung, pemahaman yang baik sering kali menjadi bantuan pertama.”
Kertas: Book Paper
x – 114 Hal ;
17,5 x 25 cm
Soft Cover
Penulis: Yogi Mahendra
Technical Reviewer: Dr. Prasinta Dewi, MAP.
Editor: Tim IHLL
Warna: black/white
Pembatas Buku
Wrapping Buku