“Membaca dan Menulis bukan seruan saya, tetapi seruan Tuhan, maka ayo kita membaca dan menulis.”
Media digital dan algoritma telah mengubah cara manusia berkomunikasi dan mengakses informasi. Namun, di balik kemudahan tersebut, teknologi juga berkontribusi pada muncul dan menguatnya kekerasan berbasis gender dalam bentuk baru—mulai dari ujaran kebencian daring, pelecehan seksual digital, body shaming, hingga bias algoritmik yang mengatur visibilitas dan representasi gender. Kekerasan ini tidak berdiri sendiri, melainkan tertanam dalam struktur media dan logika teknologi yang tidak netral.
Buku ini mengkaji secara kritis relasi antara media, gender, dan algoritma dengan memadukan perspektif studi media, teori feminis, dan kajian kecerdasan buatan. Melalui pembahasan konseptual, analisis kebijakan, serta studi kasus seperti echo chamber misoginis dan penyalahgunaan deepfake, buku ini menegaskan bahwa teknologi dapat memperkuat ketimpangan sekaligus membuka peluang perubahan.
Ditujukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi media, dan pembuat kebijakan, buku ini menjadi ajakan reflektif untuk mewujudkan ruang digital yang aman, adil, dan berkeadilan gender.
Kertas: HVS 75 gr
Ukuran: 16 x 24 cm
Halaman: 116 Hal
Soft Cover
Penulis:
Suyanto, Alila Pramiyanti, Anggian Lasmarito Pasaribu
Editor:
Emsoe Abdurrahman